KOMUNITASBOGOR - Ciapus merupakan kecamatan di Bogor yang terkenal sebagai pusat pertanian tanaman hias. Penduduk ciapus khususnya desa Taman Sari sebagian besar memiliki usaha pembibitan (nursery) tanaman skala rumah tangga. Hampir setiap kepala keluarga memiliki saung rumah plastik yang terbuat dari bambu sebagai tempat perbanyakan tanaman hias.
Sejak jaman dulu, Jenis tanaman hias yang dibudidayakan di desa yaitu Suplir dikenal sebagai daerah penghasil Suplir kualitas terbaik. Beragam jenis Suplir dapat ditemui di desa ini dan memiliki nilai komersial yang tinggi. Daerah pemasarannya pun telah luas hingga ke luar jawa. Rata-rata pembeli datang langsung ke tempat produksi lalu mengirimnya ke tempat tujuan.
Jenis yang dibudidayakan tidak melulu suplir selainkan semakin beragam. Tanaman yang terkenal asli dari daerah ini yaitu Begonia. Begonia merupakan tanaman herba yang memiliki banyak bentuk dan warna. Walau Begonia ini termasuk tanaman hias daun, ada juga jenis-jenis yang memamerkan keindahan bunganya.
Saat ini seiring dengan kemajuan industri tanaman hias di Indonesia, jenis yang dibudidayakan semakin heterogen. Banyak tanaman-tanaman jenis baru hasil silangan-silangan putra ciapus itu sendiri atau hasil introduksi. Aglaonema, Anthurium, Euphorbia, Adenium dan Puring yang sempat meramaikan trend tanaman hias Indonesia dapat dijumpai di sini. Oleh karena itu daerah ini bisa dikatakan sebagai sentra tanaman hias yang terkemuka dan bisa dijadikan tempat wisata belanja yang lengkap.
Para petani tanaman hias memiliki keahlian perbanyakan tanaman secara tradisional dan diwarisi secara turun temurun. Teknik yang begitu kental yaitu teknik oven (sungkup). Teknik ini membungkus bahan tanaman yang akan diperbanyak dengan plastik transparan beberapa waktu tanpa dibuka. Cara ini diyakini para petani dapat mempercepat perbanyakan sekaligus memperbesar keberhasilan.
Selain cara oven, petani juga sering menerapkan cara rendam untuk bahan stek. Bahan tanaman yang distek direndam dalam air hingga akar tumbuh. Cara ini dapat meningkatkan keberhasilan stek tanaman herba seperti Begonia, Peperomia, Scindapsus, dll.
Desa Taman Sari dapat dikatakan surganya tanaman hias di Bogor. Beragam jenis, bentuk dan warna tanaman tersedia di sini. Orang yang datang ke daerah ini pun tidak sedikit dari luar kota. Mereka biasanya membeli untuk dijual kembali atau sekedar hobi untuk penghias halaman di rumah. Mereka beranggapan harga tanaman hias di Ciapus relatif murah, tentu saja tergantung jenis, kisaran harganya antara Rp. 5000-15000. Namun ada juga jenis-jenis yang harganya sangat mahal hingga jutaan rupiah.
04.18 /
4
komentar
/
Read more
KOMUNITASBOGOR - Amorphophallus titanum atau lebih dikenal dengan sebutan Bunga Bangkai mekar di Kebun Raya Bogor. Bunga Bangkai yang umbinya berasal dari Jambi dan ditanam sejak tahun 1992 untuk ke lima kalinya ini terlihat akan mekar sekitar pukul 15.00 WIB dan mekar sempurna terjadi pada pukul 20.00 WIB.
Dr. Dian Latifah S.P., M.App.Sc peneliti Kebun Raya Bogor mengungkapkan Bunga Bangkai ini telah diamati selama hampir satu bulan, terbukti dengan tindak budidaya atau pemeliharaan rutin dan intensif siklus hidup bunga bangkai dari bunga - daun รข€“ dorman diperpendek menjadi 2 tahun.
Namun Dian menyayangkan Bunga Bangkai ini hanya 90% mengalami bukaan mekar sempurna seperti saat mekar terakhir tahun 2012.
Sekitar pukul 22.15 WIB saat dilakukan pengukuran tinggi Bunga Bangkai mencapai 178 cm, diameter saat mekar 83 cm, keliling spatha mekarnya 258 cm, tinggi tangkai bunga 28 cm, panjang spatha 31 cm, tinggi Limb atau ujung kelopak yang seperti renda 48.3 cm serta lingkar dari batas antara limb dan spatha 93.5 cm
Keunikan bunga ini spadiknya berwarna semburat keunguan berbeda dengan bunga bangkai umumnya yang lebih kehijauan atau kekuning-kuningan.
03.38 /
0
komentar
/
Read more

KOMUNITASBOGOR.COM - Desa Curug, Kecamatan Gunung Sindur, Kabupaten Bogor memiliki pemandangan yang berbeda dari desa lainnya di Bogor. Desa Curug lebih hijau karena ada 200 kepala keluarga (KK) dari 376 KK yang berprofesi sebagai petani tanaman hias sejak tahun 1980-an.
Kalau ingin mencari bibit tanaman hias, tak usah bingung. Datang saja ke sentra pembibitan tanaman hias di Desa Curug, Kecamatan Gunung Sindur, Kabupaten Bogor. Mencari sentra ini juga gampang. Jika Anda datang dari Depok, sentra ini bisa ditempuh kurang dari satu jam dengan kendaraan pribadi.
Lokasi Desa Curug persis di perbatasan Kabupaten Bogor dan Kota Depok. Selain dari Depok, sentra ini juga gampang ditembus dari Ciputat ataupun dari Kota Bogor.
Sesampai di Desa Curug, mata akan menyaksikan pemandangan yang hijau. Banyak pepohonan rindang tumbuh di sepanjang jalan kampung.
Kehadiran pohon itulah yang membuat hawa Desa Curug terasa sejuk dan segar. Selain hijau, mata juga bisa menikmati keindahan tanaman hias milik warga.
Tapi jangan sembarangan memetik bunga yang ada di situ. Karena aneka tanaman hias itu adalah sumber ekonomi warga. Muhidin, ketua RT 06 Kampung Poncol, Desa Curug bilang, dari 37 kepala keluarga (KK) Kampung Poncol, sebanyak 21 KK berprofesi sebagai petani tanaman hias.
Untuk satu desa jumlah petani tanaman hias itu mencapai 200 KK dari 376 KK warga Desa Curug. "Sekarang tanaman hias sudah menjadi tumpuan ekonomi warga," kata Muhidin yang juga petani tanaman hias.
Muhidin menambahkan, warga Desa Curug sudah membudidayakan tanaman hias sejak 1980-an. Namun, usaha ini baru berkembang pesat pada 1990-an. "Saya memulai usaha ini sejak tahun 1990, meneruskan usaha milik keluarga," terang Muhidin.
Hingga kini, pria berusia 40 tahun itu sudah memiliki pembibitan aneka tanaman hias. Di antaranya adalah Sampang Dara, Anting Putri, Oliana Pucuk Merah, Jatropa, dan aneka tanaman hias lainnya.
Dalam sebulan, Muhidin bisa menjual 30.000 sampai 50.000 bibit tanaman hias. "Pelanggan utama saya adalah pengembang perumahan," terang Muhidin.
Pelanggan Muhidin tidak hanya dari Jakarta saja, tapi juga datang dari Denpasar, Pekanbaru, Semarang, Surabaya, dan tentu saja Bogor dan sekitarnya.
17.57 /
0
komentar
/
Read more